10 Sahabat Chapter 17
“REEEENNNNNYYYYYY!!!!” panggil kawan-kawannya dari
halaman rumah Reny
Reny yang sedang berada didalam rumah , segera pergi
keluar rumah untuk mendatangi sahabat-sahabatnya .
“Chintia , Cynthia , Ellis , Prida , Ratih , Regi , Rara
, Vhira !!”
“Reny !!” teriak Prida sambil meneteskan air mata bahagia
Mereka saling melangkah bersama , lalu berpelukan . Rasa
rindu yang mereka rasakan tidak dapat diungkapkan lagi . Air mata-air mata
bahagia terpancar dari mata mereka . Ratih , Regi dan Rara juga ikut bahagia
karena telah bertemu Reny .
“Apa kabarmu ?” Tanya Vhira
“Aku baik . Bagaimana dengan kalian ?” Tanya Reny
“Baik , sangat baik .” jawab Vhira
“Itu bagus . Lalu , inikah teman baru kita ? Rara , Ratih
dan Regi ?” Tanya Reny
“Yup , nice to meet you Reny .” jawab Regi
“Nice to meet you too .” lanjut Reny
“Bagaimana perkembangan sekolah kita selama aku tidak ada
?” Tanya Reny
“Baik-baik saja , sama seperti biasanya . Tetapi ada yang
berubah .” jawab Ellis
“Apa ? Ada yang berubah ? Apa itu ?” Tanya Reny
“Salah satu sahabat kita tidak single lagi .” jawab Rara
“Maksudmu memiliki hubungan spesial ? Siapa dia ?” Tanya
Reny
“Ya , dia adalah….” Ellis berbicara sambil bermaksud
untuk membuat Reny penasaran
“Siapa dia ? Siapa ?” Tanya Reny
“Jika ku beritahu nama sang pria , kau akan tahu siapa
dia diantara kita .” jawab Ellis
“Tidak masalah , siapa nama lelaki itu ? Siapa ?” Tanya
Reny dengan penasaran
“Logan Lerman .” jawab Ellis
“Whhaaattt ?? Logan ? Itu artinya adalah .. Prida ?????”
Tanya Reny memastikan
“Yeah !!” jawab Ellis singkat
“Astaga , aku tidak menyangka ini . Kalau begitu ,
selamat yah sist Prida .” ucap Reny
“Haha , kau bisa saja . Ini bukan hal yang pantas untuk
mendapatkan selamat , kau tahu .” jawab
Prida sambil tertawa
“Itu pantas , karena kau mengejar Logan sejak kau Primary
, bukan ?”Tanya Reny
“Ups , kau tahu itu ? Haha , sudahlah , jangan dibahas
lagi .” jawab Prida
“Lihat pipimu sist , pipimu memerah . Hahaha .” tegur
Cynthia
“Sudah-sudah . Nanti Prida akan semakin malu . Hoho”
jawab Chintia
“Oh iya sist Ren , ku dengar Richie akan kesini , apa
benar ?” Tanya Regi
“Iya , tadi siang aku member kabar kepadanya .” jawab
Reny
“Apakah dia akan membawa teman-temannya ?” Tanya Ratih
“Aku tidak tahu , tetapi yang pasti dia akan pergi
bersama Tom .” jawab Reny
“Begitu ya ? Apakah dia akan bersama Fred juga ?” Tanya
Chintia
“Aku tidak tahu , lagi pula..” omongan Reny terhenti lalu
“Itu mereka !!” Reny menunjuk kearah pintu gerbang rumahnya
Richie , Tom dan Rio datang bersama keacara Reny
‘Pupus sudah
harapanku’ keluh Chintia dalam hati
“Hi Richie ! Hi Tom ! Hi Rio !” teriak Reny
“Hi Reny !” sapa Richie dengan suara yang nyaring
“Aku benar-benar tidak ingin dating kesini kau tahu !”
bisik Tom ditelinga Richie
“Aku juga , aku sangat merasa terganggu bila kita datang
keacara mereka !” lanjut Rio
“Sudahlah , jangan pikirkan acara ini . Kalian ingin
makanan disini bukan ?” Tanya Richie
“Itu ide terbaik bro ! Haha :3” jawab Rio
“Baiklah , Rio , sebaiknya kita cari makanan aku tidak
ingin jika kita akan terintimidasi disini .” ajak Tom
“Aku setuju , mari kita berburu makanan !!” jawab Rio
“Dasar Rio dan Tom .” ucap Richie sambil menggelengkan
kepalanya dan pergi mendatangi Reny
“Hey , sepertinya Richie datang kesini . Kita harus pergi
dari sini .” kata Rara
“Yuk mari .” jawab Prida
“Hmmm , jangan mengatakan hal itu lagi sist .” tegur
Ellis kepada Prida
“Haha , ok ok .” jawab Prida
Saat teman-teman Reny pergi , Richie menghampiri Reny
lalu menegurnya
“Hi !” sapa Richie
“Hi !” sapa Reny membalik
“Apa kabarmu ?” Tanya Richie
“Aku baik . Bagaimana denganmu ?” Tanya Reny lagi
“Aku juga baik .” jawab Richie
“Aku benar-benar rindu padamu , kau tahu .” ucap Reny
“Aku juga . Bolehkah aku memelukmu sebagai tanda bahwa
aku rindu padamu ?” Tanya Richie
“Tidak masalah .” jawab Reny
Richie meraih tubuh Reny dan memeluknya . Kerinduan yang
tak tertahan akhirnya terbayar sudah . Reny sempat meneteskan air matanya .
“Kau menangis ?” Tanya Richie
“Ya , aku sangat merindukanmu , Richie .” bisik Reny
“Do you have time for me ?” Tanya Richie
“For what ? What do you want ?” Tanya Reny balik
“I want show something to you .” jawab Richie
“Apa itu ?” Tanya Reny
“Something special :)” jawab Richie
“Kau ingin memberikanku kejutan ?” Tanya Reny
“Yup .” jawab Richie singkat
“Baiklah . Mmm , bisakah kau lepaskan pelukanmu ?” Tanya
Reny
“Ups , sorry .” jawab Richie
“Never mind .” lanjut Reny
**
“Kau lihat apa yang dilakukan Richie tadi ?” Tanya Rara
“Yeah , aku melihatnya . Ada apa ?” tanya Chintia
“Tidak apa-apa . Hanya saja , aku melihat suasana yang
berbeda dari mereka .” jawab Rara
“Berbeda ? Apa maksudmu ?” Tanya Ellis
“Kau tidak lihat bagaimana tatapan Reny terhadap Richie
dan Richie menatap Reny ?” Tanya Rara
“Tidak , memangnya apa yang kau lihat ?” Tanya Cynthia
“Dari mata mereka tidak dapat dipungkiri lagi . Mereka
saling mencintai .” jawab Rara
“Bagaimana kau tahu itu ?” Tanya Ratih
“Itu gampang . Terlihat dari tatapan mereka dan senyuman
mereka itu sudah cukup .” jawab Rara
“Benar juga apa yang dikatakan Rara .” lanjut Regi
“Bagaimana menurutmu sist ?” tanya Ellis kepada Prida
“Iya , apa ? Tentang apa ?” balas Prida
“Oh Tuhan , dari tadi kami membahas Reny dan kau tidak
merespon apa-apa ? Apa yang sedang kau lakukan ?” Tanya Ellis
“Aku hanya twitteran saja , tidak lebih . Penggemarku
banyak sekali kau tahu .” jawab Prida
“Aku tidak peduli dengan penggemar-penggemar gilamu
disekolah kita , intinya adalah bagaimana pendapatmu tentang hubungan Reny dan
Richie ?” Tanya Vhira
“Sederhana saja , Reny menyukai Richie dan Richie
menyukai Reny . Itu sudah cukup . Ok , pendapatku selesai .” jawab Prida
“Baiklah . Oh iya , bisakah kau jauhkan I-Pad itu dari
tatapanmu ?” Tanya Cynthia
“Itu tidak mungkin , aku sedang sibuk dengan kedua
jejaringan sosialku ini .” jawab Prida
“Tetapi kau tidak hanya bermain facebook dan twitter saja
, kau juga sedang bm-an .” ucap Chintia
“Bb ku juga mengganggu kalian ?” Tanya Prida
“Lebih baik kau sms-an atau telponan dengan Logan saja .”
usul Ellis
“Itu usul yang sangat baik :D Baiklah , aku pergi
sebentar ya , kawan-kawan .” kata Prida lalu pergi
“Maklumi saja , dia sedikit memiliki otak yang tidak
sehat , haha .” ucap Cynthia
“I know that .” jawab yang lainnya
**
Prida pergi kehalaman depan dan menuju ke sebuah ayunan
“Hello my Prince .”
“Hello my Princess , what happen ?”
“Nothin’ , I’m bored in here .”
“Why ? Bukankah acara disana sangat meriah bukan ?”
“Yup , tetapi aku merasa tidak nyaman disini .”
“Karena tidak ada diriku disana ?”
“Enak saja , tetapi 30% kau benar . Haha .”
“Sudah ku tebak . Lalu apa yang sedang kau lakukan
sekarang ?
“Aku hanya duduk diayunan . Kau sedang apa ?”
“Oh , begitu . Aku sedang berbicara kepada seseorang .”
“Siapa ? Selingkuhanmu ? Kau dimana ?”
“Siapa lagi jika bukan dirimu ? Aku dikamar .”
“Oh Gosh ! Kau sudah makan ?”
“Bagaimana denganmu ?”
“Aku bertanya padamu terlebih dahulu , dank au yang harus
menjawabnya .”
“Ok , aku belum makan . Apakah kau sudah ?”
“Aku sudah . Sebaiknya kau cepat pergi makan . Aku tidak
ingin melihatmu sakit besok .”
“Sejak kapan kau peduli dengan kesehatanku ?”
“Apakah aku salah jika mengkhawatirkanmu ?”
“Tidak , kau tidak salah . Hanya saja baru kali ini kau
peduli kepadaku .”
“Itu lebih baik bukan ?”
“I think so .”
“Well , sudah dulu ya , teman-temanku memanggilku . See
you tomorrow , jangan lupa makan .”
“Baiklah , see you tomorrow .”
“Love you..”
“Love you too..”
**
“Sudah selesai ?” Tanya Cynthia
“Iya :D” jawab Prida
“Kau terlihat bahagia sekali” ucap Ellis
“Oh ya ?” Tanya Prida
“Yeah , umm , jam berapa seekarang ?” Tanya Ellis
“Sudah jam 9.30 p.m” jawab Ratih
“Sebaiknya aku , Prida dan Vhira segera pulang .” kata
Ellis sambil menatapPrida dan Vhira bergantian
“Kau benar sist .” jawab Prida dan Vhira
“Baiklah , kami duluan guys .” kata Ellis , Prida dan
Vhira melambaikan tangan .
“Kita beritahu Reny dulu ya .” usul Vhira
“Ok .” jawab Ellis dan Prida
Ellis , Prida dan Vhira mencari Reny . Dimana-mana Reny
tidak ada . Sampai akhirnya mereka mendapati Reny yang sedang mengobrol bersama
orang tuanya .
“Hi sist !” sapa Ellis , Prida dan vhira
“Hi ! Ada apa sist ?” Tanya Reny
“Hari mulai larut sist , kami takut orang tua kami
mencari .” jawab Ellis
“Oh begitu . Baiklah , hati-hati ya .” ucap Reny
“Ok , bye .” sapa Ellis , Prida dan Vhira
“Bye .” jawab Reny
**
Comments
Post a Comment