10 Sahabat Chapter 5
Tidak
lama kemudian Reny menjawab telpon dari sahabat-sahabatnya “Hello . Ada apa
sist Chin ?” tanya Reny
“Oh
sista .. Ini kami sist , sahabatmu tercinta .” ucap Cynthia
“Ups
, I’m sorry my lovely sista . Ada apa nih kalian menelponku di jam sekolah kalian
?” tanya Reny
“It’s
ok . Begini sist , kami kedatangan teman baru . Maukah kau berkenalan dengan
mereka ?” tanya Vhira
“Teman
baru ? Aku ikut bahagia mendengarnya . Boleh , aku ingin berbicara dengan
mereka .” jawab Reny
“Ini
silahkan .” ucap Vhira kepada ketiga teman barunya
“Halo
, Hi ! Reny . Aku Ratih , murid baru di kelas Ellis , Prida dan Vhira . Salam
kenal ya .” sapa Ratih
“Hi
Ratih , salam kenal juga . Berarti kau akan sekalas denganku nanti .” jawab
Reny
“Oh
ya ? Aku bahagia mendengarnya . Senang berkenalan denganmu Reny .” ucap Ratih
sambil melepaskan ponsel lalu memberikan kepada Regi
“Haha
, baiklah . Sekarang aku berbicara dengan siapa ?” tanya Reny
“Aku
Regi , aku juga dari kelas yang sama seperti Ratih .”
“Wow
, ini hebat ! Aku tidak menyangka sampai seperti ini . So , salam kenal Regi .”
“Iya
, salam kenal juga Reny .” sapa Regi lalu memberikan ponsel ke Rara
“Nah
, sekarang kepada siapa aku berbicara ?” tanya Reny
“Aku
Rara , aku dari kelas yang sama seperti Chintia dan Cynthia . Salam kenal ya
Reny .” sapa Rara
“Oh
, dari kelas ChinCyn , ku kira kau juga akan sekelas bersama kedua temanmu tadi
. Salam kenal juga Rara .” sapa Reny balik
“Iya
.” jawab Rara
“Umm
, Ra , bisakah kau berikan ponsel ini kepada Vhira ? Aku ingin berbicara padanya
.” pinta Reny
“Baiklah
.” jawab Rara sambil memberikan ponsel kepada Vhira
“Yah
, ada apa sist ? Asik bukan berkenalan dengan teman baru ? Mereka itu baik ,
yah walaupun kami baru berkenalan tadi pagi . Tapi seru sekali bersama mereka ,
kau tahu .” ucap Vhira
“Yeah
, asik . Tapi kau tidak bermaksud melupakanku dan Marta bukan dengan teman baru
kalian ?” tanya Reny sedikit was-was
“Oh
, tentu tidak sist . Kau dan Marta akan selalu menjadi BFF kami . Tidak mungkin
kami melupakan kalian karena teman baru . Lagipula kau akan kembali ke London
bukan dalam satu minggu kedepan ?” tanya Vhira
“Baguslah
jika seperti itu , aku turut bahagia juga . Hehe .. Yupp , dan sepertinya aku
akan pulang dalam waktu dekat . Mungkin minggu ini .” jawab Reny
“Oh
ya ? Kau serius ?” tanya Vhira dengan gembira
“Ya
, aku serius .. tidak-tidak , fiverious . Haha..” Reny mengucapkan sambil
tertawa
“Baiklah
, akan kami tunggu kabar darimu selanjutnya . Well , sudah dulu ya sist , kami
juga ingin menelpon Marta . Bye , see you next time .”
“Ok
, bye ..” balas Reny
Setelah
menutup telpon , Vhira langsung di tanya-tanya oleh sahabat-sahabatnya tentang
apa yang dikatakan Reny tadi sehingga membuat Vhira gembira .
“Apa
yang dikatakannya ??” tanya Prida
“Kapan
ia pulang ?” tanya Cynthia
“Minggu
ini ?” tanya Ellis
“Atau
besok ?” tanya Chintia
“Apakah
ia bahagia mengenal teman baru kita ?” tanya Prida
“Apa
pendapatnya tentang mereka ?” tanya Chintia
“Apakah
ia rindu pada kita ?” tanya Ellis
“Hey
, bisakah kalian bertanya satu per satu ? Aku bingung yang mana yang seharusnya
ku jawab .” ucap Vhira
“Ups
, sory .” jawab Ellis , Prida , Cynthia dan Chintia bersamaan
“Hahaha
, kalian ini lucu sekali .” Regi tertawa
Vhira
menarik napas “Ok , dia senang telah berkenalan dengan Ratih , Regi dan Rara ,
tapi ia juga takut bila kita melupakannya karena teman baru yang kita miliki
sekarang . Lalu ku jawab itu tidak mungkin terjadi . Katanya , ia akan pulang
dalam minggu ini secepatnya . Selesai .” jelas Vhira , menarik napas “Apakah
ada yang kalian tanyakan lagi ?” tanyanya lagi
“Tidak
, aku bahagia mendengarnya .” jawab Ellis dengan napas lega
“Aku
juga .” lanjut Chintia , Cynthia dan Prida
“Sekarang
mari kita telpon Marta .” usul Chintia
“OK
.” jawab Vhira
“Tunggu
! Kali ini aku yang berbicara padanya terlebih dahulu .” Prida dengan cepat
meraih ponsel yang dipegang oleh Vhira “Tidak masalah bukan ? Hoho”
‘Tuutt...tuutt...tuutt..’
nada tersambung
“Halo
Chintia .”
“Oh
Marta , ini aku Prida .”
“Prida
? Ada apa kau menelponku di saat jam tidur seperti ini ?”
“Kau
sedang tidur ? Tunggu sebentar ..” Prida yang tadinya berbicara pada Marta ,
lalu berbicara kepada Chintia “Sekarang jam 1 siang bukan ? Memangnya di Sydney
jam berapa ?” tanya Prida
“Gosh
! Aku lupa , disana sudah jam 11 malam , tidak seharusnya kita menelponnya
disaat jam tidur . Sekarang kau katakan padanya bahwa kau tidak jadi untuk
mengobrol dengannya , katakan padanya bahwa kau juga lupa disana sudah jam 11
malam .” ucap Chintia
“Ok
.” jawab Prida , lalu berbicara kembali
kepada Marta “Halo Marta ? Masihkah kau disana ?” tanya Prida namun tak ada
jawaban dari Marta . Terdengar suara hembusan napas yang sedang tertidur pulas
dan “Dia tidur .” jawab Prida
“It’s
ok , next time . Atau besok pagi saja kita telpon bersama diwebcam .” usul
Cynthia
“Ide
bagus sist .” jawab Ellis , Chintia , Prida dan Vhira bersamaan
Tidak lama setelah mereka mengobrol , makanan yang mereka
pesanpun datang . Dengan lahap mereka memakan makanan yang ada . Sesuatu
terlintas diotak Prida saat di pertengahan mereka makan . Dengan tidak sabar
Prida ingin mengucapkan usulnya itu..??!
Comments
Post a Comment