10 Sahabat Chapter 10
“Fredd , adalah teman kami dari Primary , dan Richie baru saja kami kenal saat Secondary
dan Richie adalah tetangga dari Reny . Ku dengar mereka juga bersahabat . Fredd
dan Richie orang yang baik dan
ramah terhadap orang lain . Tetapi
mereka juga sering bertingkah seperti teman-temannya yang lain . Terdengar aneh
bukan ?” jelas Ellis
“Cukup aneh , tetapi yang penting diantara mereka ada
beberapa yang berbaik hati . Dan apakah persahabatan Reny dan Richie mengganggu
hubungan kalian dan para Enemy King itu ?” jawab Regi
“Haha , begitulah . Terganggu ? Semoga saja tidak . Dan
yang gila adalah , Reny dan Richie selama ini berencana umtuk memperbaiki
hubungan kami dan para Enemy tersebut .” lanjut Cynthia
“Are you sure ?” tanya Rara
“Yupp ! Aku saja tidak menyangka akan hal itu . Reny baru
bercerita saat sebulan yang lalu kepada kami .” jawab Vhira
“Lalu bagaimana dengan respon kalian ?” tanya Ratih
“Jelas saja kami menolak .” jawab Cynthia
“Mengapa kalian menolak ? Bukankah berteman itu hal baik
?” tanya Regi
“Mereka pernah melakukan hal yang membuat kami malu , kau
tahu . Itu adalah hal terburuk yang pernah terjadi oleh kami .” jawab Chintia
“Memangnya apa yang mereka lakukan terhadap kalian ?”
tanya Rara
“Mereka menghiasi mobil kami dengan tema kebun binatang .
Mobil kami dikelilingi oleh daun-daun dan rerumputan yang mungkin sudah mereka
siapkan sebelumnya . Dan parahnya lagi , mereka menambah tikus-tikus
disekeliling parkiran tempat kami memarkir mobil !” jawab Chintia
“Itu mengerikan !” jawab Rara
“Ide gila .” lanjut Regi
“Lalu bagaimana dengan kalian saat itu ?” tanya Ratih
“Kami pulang dengan menaiki bus sekolah dan meminta orang
tua kami menyuruh para bawahan mereka membersihkan mobil kami .” jawab Cynthia
“Dan bagaimana ekspresi para Enemy setelah kalian tahu
mobil kalian dihiasi oleh daun-daun itu ?” tanya Regi
“Mereka tertawa bahagia ! Aku sangat ingin sekali
membalas dendamku kepada mereka apa lagi dengan orang yang bernama Fredd !”
jelas Chintia
“Ada apa dengan Fredd ? Bukankah dia salah satu orang
yang baik , bukan ?” tanya Rara
“Ya , dia memang baik , tetapi dia selalu mengejekku !
Aku benci dia !” ucap Chintia kesal
“Haha , hati-hati dengan omonganmu sist , bisa saja
bencimu berubah menjadi cinta .” kata Cynthia menggoda
“Are you kidding ? Itu tidak mungkin !” jawab Chintia
“Haha , baiklah , terserah kau saja .” lanjut Cynthia
“Lalu bagaimana hubungan Reny dan Richie sejauh ini ?”
tanya Ratih
“Kami tidak tahu . Tetapi dua hari yang lalu kami
bertanya tentang hubungan mereka . Katanya ia dan Richie baik-baik saja , dan
Richie merindukan Reny .” jawab Ellis
“Wow ! Apakah kalian tidak curiga terhadap hubungan
mereka ?” tanya Regi
“Curiga ? Itu pasti ada . Tetapi kecurigaanku hanya
sedikit karena mereka berdua hanya sebatas sahabat , tidak lebih .” jelas Vhira
“Oh ya ? Hm , bagaimana jika mereka berdua memiliki
hubungan spesial ?” tanya Rara
“Em , eh.. aku tidak tahu .” jawab Chintia terbata-bata
“Ak.. aku.. Lupakan saja . Semoga saja tidak .” lanjut
Cynthia
“Itu terserah mereka , lagi pula mereka kenal baik ,
bukan ?” jawab Vhira
“Nah , berarti kalian akan setuju . Mengapa kalian tidak
setuju dengan hubungan Prida dan Logan ? Cinta tidak akan bisa dihalangi oleh
apapun yang bisa memisahkan kedua insan tersebut , kau tahu .” jelas Ratih
“Benar yang dikatakan Ratih ! Yang penting Prida bisa
membagi waktu antara sahabat dan boyfriend-nya .” lanjut Regi
“Hmm , speechless ..” jawab Ellis singkat
“Sebaiknya kalian pikirkan lagi tentang ini , ok.” kata
Rara sambil tersenyum
“Apa
yang kita bahas lagi ?” tanya Vhira
“Bagaimana jika kita pergi ke Harrod’s ?” usul Chintia
“Kita sudah sering pergi kesana , kau tahu .” jawab Vhira
“Oh , iya . Haha , aku lupa . Sepertinya virus Prida
menyerangku .” kata Chintia
“Bagaimana jika kita pergi kesana ?” usul Ratih sambil
menunjuk tempat yang asing yang berada ditengah kota London
“Kau benar ! Aku setuju .” jawab Regi
“Aku juga .” jawab yang lain
Comments
Post a Comment