10 Sahabat Chapter 7
Merekapun
menghabiskan makanan yang telah mereka pesan . Selama makan , mereka tidak ada
berbicara sama sekali karena itulah adat dari warga Inggris . Setelah habis
semua , mereka mulai berbicara banyak hal sambil tertawa riang . Sampai pada
akhirnya mereka mulai sibuk dengan apa yang mereka lakukan sendiri . Ellis yang
hanya terpaku oleh BlackBerry-nya , Vhira yang sedari tadi bermain game di
Ipad-nya , Chintia dan Cynthia yang mengobrol berdua sambil tertawa , Regi yang
sibuk dengan Ipad-nya , Rara yang asik online , Ratih yang sedang membuat
cerita-cerita di Ipad-nya , Prida yang sibuk mendengarkan musik . Mulai bosan
dengan kesibukan masing-masing , mereka berencana untuk pergi ke Mall membeli
baju atau sekedar jalan-jalan .
Sampai
di mall , mereka berkeliling bersama . Akhirnya mereka melihat toko baju yang
memiliki ragam macam baju . Ellis berusul untuk membeli baju yang kembar . Usul
dari Ellis pun di setujui oleh teman-temannya yang lain . Baju itu adalah tanda
persahabatan mereka yang baru . Walaupun Ratih , Regi dan Rara baru menjadi
teman baru kelima sahabat itu , tapi mereka merasa telah cocok . Masuklah
mereka kedalam butik tersebut . Melihat-lihat macam baju dan mencari baju yang
cocok untuk mereka . Mata mereka tertuju pada baju yang ada di patung . T-shirt
sederhana berwarna pastel yang sederhana dan sangat cocok untuk umur mereka
yang menginjak remaja . Mereka membeli T-shirt itu sebanyak 10 lembar , 8 untuk
mereka dan 2 lagi untuk Reny dan Marta .
Keluar
dari toko baju , mereka melihat toko yang menjual berbagai tas . Disana juga
ada yang menjual tas yang kembar . Kebetulan seklali bukan ? Merekapun membeli
tas yang sama dan warna yang sama . Dengan jumlah yang sama dengan baju , 10
buah .
Berfikir
mereka kehabisan uang ?? Tidak , dan tidak akan pernah . Karena mereka memiliki
uang yang cukup untuk mereka gunakan membeli berbagai macam benda dalam harga
yang sangat mahal . Orang tua mereka tidak keberatan akan hal itu , karena
mereka semua anak tunggal . Apapun yang mereka minta akan diberi termasuk rumah
sekalipun . Orang tua mereka memang sengaja memanjakan mereka , karena orang
tua mereka ingin mereka senang . Banyak orang yang iri akan kehidupan mereka
yang serba mewah dan memiliki keluarga yang menyayangi mereka . Tetapi walaupun
kehidupan mereka yang wah itu , mereka tidak sombong ataupun menjauhi
teman-teman mereka yang memiliki ekonomi cukup dibawah .
Waktu
menjelang malam , barang-barang yang mereka bawa seakan hendak pindah dari
rumah . Mereka bingung bagaimana caranya mereka membawa . Untungnya ayah dari
Ellis memiliki mobil Hummer , jadi tidak perlu pulang jalan kaki . Ellis segera
menelpon ayahnya untuk menyuruh supirnya menjeput ia dan teman-temannya di mall
, lalu sang ayah dengan ccepat menyuruh supirnya menjemput anaknya . Tidak lama
kemudian supirpun datang menjemput . Dengan wajah bahagia dicampur dengan lelah
, tetapi mereka tetap bahagia . Yang lebih utama di antar adalah Chintia ,
dilanjut Regi , Ratih dan Rara , lalu Cynthia . Dan Ellis , Prida dan Vhira
bersama-sama menuju rumah mereka . Banyak obrolan yang mereka ceritakan ,
tertawa terbahak-bahak sampai mengeluarkan air mata . Terdengar konyol , tetapi
itulah mereka ..
Sesampai
didepan rumah masing-masing , merekapun berpisah dan mengucapkan “Sampai besok”
bersama sambil melambaikan tangan ..
***
Keesokan harinya Ellis , Prida dan Vhira bangun dari
tidur mereka . Mandi lalu shalat subuh dikamar masing-masing . Seusai
menjalankan shalat , mereka pergi ke macbook mereka . Menyalakan webcam dan
menelpon yang lainnya secara bersamaan . Sekarang jumlah mereka lengkap , 10
orang . Cukup lama mereka mengobrol , Marta juga sudah mengenal 3R(Ratih , Regi
& Rara) , begitu pula dengan Reny yang sudah bertatap muka walaupun hanya
lewat webcam . Membahas hal-hal aneh , tertawa dan sebagainya . Mereka seperti
sahabat yang telah kenal lama .
Jam sudah menunjukkan pukul 6.30 a.m waktu London .
Mereka dengan sigap membereskan barang-barang mereka . Reny dan Marta hanya
bersantai saja , karena mereka sudah atau belum jam belajar .
Hari ini Ellis , Prida danVhira berencana untuk
mengemudikan mobil sendiri dengan tidak dijemput oleh bus sekolah mereka .
Mobil yang mereka kendarai kembar juga , karena saat orang tua mereka ingin
membelikan mereka mobil , mata mereka hanya tertuju pada Nissan 350Z berwarna
hitam yang memang ada 3 sewaktu di showroom mobil dulu . 8 sekawan itu memang
sudah berencana dari tadi malam untuk mengendarai mobil bersama dan janjjian di
depan sekolah agar memarkir mobil ditempat yang sama .
8 sekawanpun sampai disekolah bersama dan memasuki
gerbang deengan mobil mereka yang berjeret dari urutan pertama sampai urutan
kedelapan . Memarkir mobil juga sama , satu tempat yang memiliki 10 slot
parkiran yang bersusun mobil mereka . Masih ada dua yang kosong , tempat itu
akan menjadi tempat Reny dan Marta .
Sampai didepan gedung , mereka jalan bersama menuju kelas
Ellis , Prida , Vhira , Ratih dan Regi . Seperti biasa , murid-murid mundur
teratur saat mereka jalan di koridor . Saat masuk kekelas , ternyata ada
segerombolan murid laki-laki yang dari tampangnya memang tampan dan memenuhi
kriteria lelaki dambaan para gadis . Mata kesepuluh lelaki itu terus menatap 8
gadis yang sedang masuk kekelas . Tatapan sinis dan tajam ..
Sepertinya 10 laki-laki tennar itu bermasalah dengan keadaan
8+2 gadis yang terkenal dan paling kaya di sekolah mereka ................???!!
Siapa para teman a.k.a new enemy boys ?????!!
Comments
Post a Comment