10 Sahabat Chapter 14

**
            Ellis , Prida dan Vhira pergi kesekolah bersama , dan tingkah mereka seperti biasa ketika didalam bus . Selama 15 menit mereka dalam perjalanan , kemudian sampai disekolah . Mereka memasuki kelas bersama . 3 sahabat ini seperti surat surat dan perangko , tidak dapat berpisah , selalu bertiga . Sesampai dikelas , Prida melihat Logan yang sedang termenung dikursinya paling pojok . Sepertinya Prida ingin mendekati Logan , namun ia tidak bisa ..
            Ponsel Prida berbunyi , bunyi pesan masuk . Ia segera membuka pesan dari ponselnya . Ternyata Logan ..
            Mengapa kau tidak menghampiriku ?
            Aku tidak bisa , kau tahu . Aku sedang bersama sahabat-sahabatku.’
            Baiklah , aku yang akan datang.’
            Prida tidak membalas pesan dari Logan . Ia hanya diam membeku tidak dapat berbicara apa-apa . Sampai akhirnya
            “Hi , Ellis , Prida , Vhira !” sapa Logan
            “Hi , Logan .” jawab Ellis dan Vhira
            “Mengapa Prida tidak menjawab ?” tanya Logan
            “Hello !! Ada apa denganmu sist ? Logan sedang menyapa .” bisik Vhira
            “Oh , Mmm , Hi , Logan !” sapa prida
            “Akhirnya aku mendengar suaramu lagi .” ucap Logan sambil tersenyum
            “Apa yang kau maksud dengan perkataanmu tadi ?” tanya Ellis
            “Jadi begini..” omongan Logan terputus
            “Tidak ! Tidak apa-apa , lupakan saja .” potong Prida saat Logan hendak berbicara
            “Hmm , ada yang kau sembunyikan ..” kata Vhira
            “Hanya mereka berdua saja , tidak masalah bukan ?” tanya Logan kepada Prida
            Prida terdiam sejenak untuk berpikir , dan “Baiklah , terserahmu .”
            “Jadi begini , aku dan Prida memiliki hubungan spesial . Tadi malam Prida menerimaku sebagai boyfriend-nya .” jelas Logan
            “Whhhaaattt ????? Are you serious ???” tanya Ellis
            “Yupp . Ada masalah ?” tanya Logan
            “Pantas saja kemarin Prida terlihat murung , ternyata malamnya kau punya janji ?” tanya Vhira kepada Prida
            “Maafkan aku sist , aku tidak bisa berkata jujur kepada kalian . Tetapi kalian harus berjanji untuk tidak membuka rahasia ini kepada yang lain .” kata Prida
            “Aku tidak bisa sist , ku pikir sebaiknya yang lain harus tahu .” jawab Ellis
            “Tapi..” saat Prida hendak mengeluarkan perkataannya , ternyata Logan menggenggam tangannya sehingga omongannya terhenti
            “Sudahlah , tidak apa-apa . Semakin banyak yang tahu , akan semakin baik .” jelas Logan
            “Baiklah . Tetapi ada satu hal yang harus kau tepati .” ucap Ellis
            “Apa itu ?” tanya Prida
            “Kau harus bisa membagi waktumu . Kapan kau bersama kami dan kapan kau bersama Logan . Aku tidak ingin kau melupakan kami karena adanya Logan .” jelas Vhira
            “Aku tidak mungkin melakukan hal yang membuat Prida lupa dengan kalian .” jawab Logan
            “Aku tahu itu , karena kau juga sibuk dengan sahabat-sahabatmu yang lain .” kata Ellis
            “Aku bisa mengatur itu .” jawab Prida
            “Itu bagus .” ucap Ellis dan Vhira
            “Lalu , bagaimana dengan teman-temanmu ? Apakah mereka tahu tentang hubungan kalian ?” tanya Vhira
            “Belum , tetapi akan ku beritahu segera .” jawab Logan
            “Sebaiknya kau pergi sekarang . Teman-temanku sudah datang .” ucap Prida kepada Logan
            “Ok , bye .” sapa Logan
            “Bye .” jawab Ellis , Prida dan Vhira
            Chintia dan Cynthia datang dan memasuki kelas Ellis , Prida dan Vhira .
            “Hi , guys !” sapa Chintia dan Cynthia
            “Hi , ChinCyn .” jawab Ellis , Prida dan Vhira
            “Wahh , ada apa ini ? Sepertinya kalian sedang mengobrol sesuatu .” kata Cynthia
            “Apa ? Tidak , tidak ada .” jawab Prida
            “Hmm , baiklah . Oh iya , Ratih , Regi dan Rara belum datang ?” tanya Chintia
            “Belum , dari tadi pagi kami tidak melihat mereka .” jawab Vhira
            “Aneh tidak biasanya mereka terlambat .” kata Cynthia
            “Nah , itu mereka !” kata Ellis sambill menunjuk ke arah pintu
            “Hi hi !” sapa Ratih , Regi dan Rara
            “Akhirnya datang juga .” jawab Chintia
            “Ada apa ? Kalian mencari kami ?” tanya Regi
            “Haha , terasa tidak nyaman jika kita tidak lengkap .” jawab Cynthia
            Saat mereka asik mengobrol , Daniel , Justin , Taylor dan Tom  masuk kekelas sambil menatap 8 sekawan satu per satu .
            “Aneh , aku benci mereka !” ucap Ratih
            “Biarkan saja mereka .” jawab Ellis
            “Sebaiknya aku kembali kekelas saja . Aku pergi duluan ya .” kata Chintia sambil pergi menuju pintu
            “Sampai jumpa sist .” jawab yang lain
            Saat Chintia keluar dari pintu , ternyata Fredd dan Kim muncul sehingga menabrak Chintia sampai jatuh tersungkur .
            “Maaf , aku tidak tahu jika kau akan keluar dari pintu .” ucap Fredd kepada Chintia
            “Maaf ? Kau sengaja bukan ? Aku sudah tau kau dari dulu memang tidak suka dengan keberadaanku .” jawab Chintia sambil berdiri
            “Hey , jangan asal tuduh ! Aku benar-benar tidak sengaja menabrakmu , kau tahu .” jelas Fredd
            “Oh ya ? Whatever !” jawab Chintia dan meninggalkan Fredd dan Kim
            “Gadis gila !” teriak Fredd
            “Apa yang kau katakan tadi ? Dasar tiikus bau !” jawab Chintia lalu pergi
            “Sudah Fredd , kau tidak perlu berkelahi dengan perempuan .” kata Kim kepada Fredd
            “Aku menyukainya .” ucap Fredd
            “Apa ?? Are you sure ?” tanya Kim
            “Yeah !?” jawab Fredd singkat

Comments

Popular posts from this blog

FF Narnia - Menunggu Cinta

Hidup dan Mimpi #2