10 Sahabat Chapter 12
**
“Kau gila ! Ini terlalu berlebihan !” kata Prida
“Berlebihan ? Tidak , ini biasa saja .” jawab Logan
Tempat yang dipersiapkan Logan memang sangat indah , dan
membuat Prida terpukau akan semua yang dilakukan oleh lelaki yang telah lama
disukainya itu . Semua yang ada disana seakan menghipnotis pikiran Prida .
Perasaan senang dan bahagia . Logan memesan makanan dan minuman , begitu juga
dengan Prida . Mereka mengobrol berdua sambil menunggu makanan .
“Aku yakin kau akan mencintaiku , bukan menyukaiku .”
ucap Logan
Prida merasa menjadi patung yang sedang duduk didepan
Logan . Ia tidak dapat menjawab perkataan Logan . Perasaannya tercampur aduk
dan bingung . Akhirnya ia angkat bicara “Apa yang kau maksud ?”
“Oh , tidak apa-apa . Bukan hal penting .”
Tak lama kemudian makanan yang mereka pesan datang .
Pelayan menaruh semua pesanan mereka diatas meja dan terdapat sebuah surat yang
diberikan oleh pelayan itu . Prida menerima surat itu dan membacanya dalam hati
yang berisi
‘Kau bintang langitku yang terindah.. Yang takkan mungkin ku lepaskan
sampai kapanpun.. L’
Logan hanya tersenyum saat Prida membaca surat dari
dirinya , dan kembali memakan makanannya . Setelah 15 menit kemudian makanan
yang mereka makan habis mereka makan . Pelayan kembali datang membawakan surat
lagi untuk Prida
‘Jiwaku seakan tak tenang jika tiada kehadiranmu , aku ingin kau selalu
berada disisiku’
Prida terkejut saat seluruh tamu restoran memutar lagu ‘I
Lay My Love On You - Westlife’ secara bersamaan . Ekspresi wajah Prida dengan sangat
bingung bertanya kepada Logan
“Ada yang aneh dengan restoran ini .”
Logan kembali tersenyum melihat tingkah laku Prida
seperti itu . Tanpa hitungan detik lampu restoran mati , membuat seluruh
ruangan gelap . Cahaya lampu menyala , dan hanya ditujukan kepada orang yang
sedang menyanyikan sebuah lagu ‘Just The Way You Are – Bruno Mars’ diatas
panggung restoran . Ternyata yang menyanyi itu adalah Logan . Prida tidak dapat
berbicara sepatah kata apapun kecuali tersenyum bahagia . Logan menghampiri
Prida yang sedang duduk sendiri . Ia meraih tangan Prida dan mengajaknya
berdansa . Logan membisik ditelinga Prida
“Will you be my.. Girlfriend ??”
Jantung Prida terasa terjatuh kelantai saat mendengar
pernyataan dari Logan . Prida seperti
melayang keangkasa tanpa sayap . Logan langsung memeluk Prida dan berbisik
sekali lagi
“I love you , Prida .”
Ternyata para tamu memutar lagu ‘Just The Way You Are –
Bruno Mars’ sekali lagi dari ponsel mereka secara bersamaan . Lalu Prida
membisik ditelinga Logan
“Terima kasih atas semuanya . I love you too , Logan .”
Dengan sangat bahagia , Logan memeluk Prida sangat erat .
Malam tersebut adalah malam terindah bagi Logan dan Prida .
Jam menunjukkan pukul 9.45 p.m , mereka harus secepatnya
pulang karena Prida akan diomeli orang tuanya jika lewat dari jam 10.00 p.m .
Dalam perjalanan , Logan dan Prida hanya tersenyum sendiri , tidak ada
pembicaraan apapun . Tidak lama kemudian mereka sampai dideoan rumah Prida .
“Beritahu aku jika kau sudah sampai dirumah .” kata Prida
kepada Logan
“Ok . Bye .” jawab Logan singkat
Prida membalikkan tubuhnya , dan sambil tersenyum ketika
masuk rumah . Saat didalam kamarnya , Prida melompat-lompat diatas kasurnya .
Ia sangat bahagia . Tak lama kemudian ada pesan dari Logan
‘Hi !’
‘Hi ! Kau sudah
sampai ?’
‘Sudah . Kau belum
tidur ?’
‘Belum . Aku tidak
bisa tidur karena memikirkanmu .’
‘Untuk apa kau
memikirkanku ? Sebaiknya kau cepat tidur . Aku tidak ingin melihat ada
lingkaran hitam dimatamu .’
‘Haha , itu tidak
mungkin . Bagaimana denganmu ? Kau sendiri tidak tidur.’
‘Aku laki-laki , wajar saja jika
tidur agak larut .’
‘Wajar ? Apakah kau
gila ?’
‘Ya . Aku gila
karenamu .’
‘Sudahlah . Mm ,
terima kasih banyak atas yang direstoran tadi . Aku sangat menyukainya .’
‘Kau sudah mengatakan
hal ini dua kali , kau tahu .’
‘Tidak masalah
bukan jika aku mengatakan hal ini berkali-kali ?’
‘Hm , terserah kau
.’
‘Bagaimana jika
teman-teman tahu tentang hubungan kita ?’
‘Kau tidak perlu
khawatir . Mereka tidak akan berani mengganggu hubungan kita . Bisa ku pastikan
itu .’
‘Baiklah . Aku
mengantuk . Aku tidur ya . Bye .’
‘Nice dream , bye.
.’
Comments
Post a Comment